Beberapa Manfaat Menabung Sejak Dini Untuk Masa Depan Yang Wajib Kamu Ketahui

“Nasabah juga dengan mudah mengatur anggaran pengeluaran bulanan untuk kategori-kategori tersebut untuk membantu mengingatkan mereka,” katanya. Dukungan orangtua dibutuhkan si Kecil untuk menanamkan prinsip menabung sejak dini. Semoga tips-tips di atas dapat membantu Bunda mengajarkan cara menabung dengan tepat. Silakan diaplikasikan yukdan DANCOW akan selalu mendukung Cinta Bunda agar Ia Berani Bereksplorasi #DANCOWLindungi.

Pentingnya menabung sejak dini

Misalnya, anak ingin membeli mainan seharga Rp150 ribu, selanjutnya kita mengajak, mengarahkan, dan membiasakan mereka untuk menabung agar dapat membelinya menggunakan uang sendiri. Kebiasaan menabung sejak dini ini dapat membentuk kebiasaan dalam mengatur dan merencanakan keuangan saat anak Anda dewasa nanti. Anda juga bisa mengarahkan anak Anda untuk memiliki target, seperti membeli mainan atau liburan bersama Anda. Anda bisa mengajarkan anak dengan cara konvensional atau menabung ke dalam celengan.

Keinginan untuk belanja ketika musim diskon, perjalanan berlibur yang menguras kantong, hingga kegemaran untuk mencoba berbagai makanan mahal, membuat nominal tabungan sulit bertambah. Budaya menabung tentu bukanlah hal yang bisa diterapkan dalam satu atau dua hari saja. Butuh konsistensi untuk membiasakan diri agar tidak cepat kalap ketika memiliki uang yang banyak. Oleh sebab itu, penting sekali untuk membiasakan menabung sejak dini agar tidak kesulitan di masa tua. “Peran BPD Kaltim tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tapi juga sebagai agen pembangunan. Karena itu, kami ingin, kelangsungan pendidikan anak sekolah dari tingkatan SD hingga SMA bisa terjamin.

Saat baru memulai pekerjaan pun Anda disarankan untuk mulai menabung, meski jumlahnya hanya sedikit, tapi bila dilakukan dengan konsisten, pasti jumlahnya akan semakin bertambah. Sebaiknya buatlah beberapa rekening bank untuk memisahkan tabungan untuk dana darurat, untuk kebutuhan sehari-hari, maupun untuk tabungan jangka panjang. Tidak bisa dipungkiri dalam hidup ini terkadang ada masa-masa sulit yang harus dihadapi dan terkadang memerlukan biaya yang besar. Misalnya saja jika ada Anda atau anggota keluarga sedang mengalami sakit, atau saat kendaraan pribadi rusak dan biaya perbaikannya menghabiskan jumlah yang tidak sedikit. Dengan adanya tabungan, Anda jadi tidak perlu memiliki beban yang berlebih untuk menyelesaikannya.

Saat berinvestasi, maka orang itu akan belajar lebih dini menghadapi risiko yang timbul. Ketika sudah punya tujuan yang ingin dikejar maka seseorang harus berkomitmen untuk terus disiplin menabung atau berinvestasi dengan menyisihkan sekitar 10%-30% dari penghasilan setiap bulan. Jika kamu mulai menabung sejak dini kamu juga bisa mengatur skala prioritas kamu, seperti berapa persen yang bisa kamu sisihkan untuk tabungan atau berapa persen yang kamu harus sisihkan untuk pengeluaran. Dengan menabung, kamu biasa untuk mendahulukan mana kebutuhan yang memang lebih penting untuk kamu. Jika kamu memiliki tabungan, kamu memiliki dana yang bisa kamu gunakan apabila ada keadaan darurat yang mengharuskan kamu memiliki dana lebih.