Mengenal Gejala Dan Efek Samping Dari Vaksin Astrazeneca

Semua ikhtiar itu diharapkan bisa mendatangkan 426 juta dosis vaksin untuk 181,5 juta orang, 70 persen dari penduduk Indonesia, untuk mencapai herd immunity di awal 2022. Beberapa penerima vaksin melaporkan tidak mengalami efek samping apapun usai divaksin sementara lainnya mengeluhkan beberapa gejala. Sebagian besar vaksin yang digunakan dalam vaksinasi nasional di Indonesia adalah produk AstraZeneca yang diproduksi di fasilitas pembuatan milik Serum Institute of India. Obat yang mengandung paracetamol bisa digunakan untuk mengatasi efek samping semisal nyeri dan atau demam. Penny menyampaikan hasil uji klinik yang dilakukan di luar negeri menunjukkan efek samping yang paling sering dilaporkan yakni berupa reaksi lokal seperti nyeri saat ditekan, nyeri, kemerahan, gatal dan pembengkakan.

Sementara itu, vaksin Sinovac buatan China yang diuji di Brazil menunjukkan angka efikasi sebesar 78%. Nah, itulah informasi penting seputar vaksin AstraZeneca yang menjadi buah bibir karena terjadinya kasus kematian. Hanya Batch CTMAV547 yang dihentikan sementara, menunggu hasil pengujian dan investigasi dari BPOM. Sambil menunggu giliran kita divaksin, yuk bantu juga pasien tidak mampu yang mengidap berbagai penyakit yang membutuhkan bantuan dana. Caranya cukup obtain aplikasi WeCare.id di Google Play atau App Store untuk donasi mudah dan praktis kapan saja.

“Vaksin ini bisa diberikan di atas 18 tahun malah juga untuk lansia (lanjut usia -red). Tetap dua kali diberikan, vaksin pertama, vaksin kedua dengan interval dikatakan oleh WHO 4-8 minggu,” katanya. Bila masyarakat mengalami keluhan tersebut usai vaksinasi dan terus berlanjut, maka disarankan segera menghubungi petugas kesehatan atau ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Ilmuwan menggunakan virus yang aman sebagai ‘pembawa’ untuk mengirimkan gen protein lonjakan dari virus COVID-19 melalui vaksin.

Efek samping dari Vaksin Astra Zeneca

Platform atau teknologi pengembangan vaksin Sinovac dan AstraZeneca berbeda. Vaksin Sinovac memanfaatkan virus SARS-COV-2 yang telah dimatikan untuk memicu respons imun. Metode ini sudah terbukti manjur dan telah digunakan dalam pengembangan vaksin lain, seperti vaksin flu dan vaksin polio. Vaksin AstraZeneca telah diterima Indonesia melalui COVAX Facility yang diproduksi oleh SK Bioscience Co. Ltd., Korea Selatan, dengan jaminan mutu sesuai standar persyaratan global untuk Cara Pembuatan Obat yang Baik .

Bisnis.com, JAKARTA – Jenis vaksin yang digunakan untuk melawan virus corona atau Covid-19 kian beragam. Salah satu vaksin yang tengah ramai di Indonesia juga di beberapa negara adalah vaksin AstraZeneca karena di negara kita ada tiga kasus kematian pada penerima vaksin ini. Dua sudah terbukti tidak terkait dengan vaksin tetapi satu lagi masih sulit dibuktikan karena meninggal di tempat. Vaksin ini merupakan vaksin yang digunakan untuk melindungi orang yang berusia 18 tahun ke atas dari COVID-19. Vaksin AstraZeneca untuk Covid-19 sempat menuai polemik karena efek samping berbahaya yang ditimbulkannya berupa pembekuan darah.

Alhasil, baru segelintir vaksin yang diketahui efektivitasnya melawan varian baru corona. Data yang dikumpulkan menunjukkan, dari empat juta vaksinasi, jumlah laporan efek samping di antara orang yang divaksinasi dengan AstraZeneca satu setengah kali lebih tinggi dari yang diperkirakan. Menurut Penny, efikasi vaksin AstraZeneca dengan dua dosis standar yang dihitung sejak 15 hari pemberian dosis kedua hingga pemantauan sekitar dua bulan menunjukkan efikasi sebesar sixty two,10 peren.